Rabu, 14 Oktober 2009

JERITAN HATI SEORANG YANG BANYAK SUJUD

Tuhanku,runtutan karunia-MU telah melengahkan
aku untuk benar-benar bersyukur kepada-MU
Limpahan anugerah-MU telah melemahkan
aku untuk pujian atas-MU
Iringan ganjaran-MU telah menyibukkan
aku untuk menyebut kemulian-MU.....


Tuhan,rangkaian bantuan-MU telah melalaikan
aku untuk memperbanyak pujian pada-MU
Besarnya nikmat-MU tak terhingga sehingga
kelu lidahku meyebutkannya,namun rasa syukurku
memudar disamping limpahan angerah-MU.....
Karunia-MU sungguh tak terbilang sehingga
lumpuh akalku memahaminya.....


Bagaimana mungkin aku berhasil mensyukuri-MU,
karena syukurku pada-MU memerlukan syukur lagi.

doa cucu Rasulullah saw yang bernama Zainal Abidin yang digelari orang Al-Sajjad.

Kamis, 08 Oktober 2009

SILATURRAHIM ujungnya adalah RUKUN

SILATURRAHIM ujungnya adalah RUKUN
rukun dengan tetangga disebut Rukun Tetangga-RT,
rukun dengan warga disebut Rukun Warga-RW

sambungan yang lalu ...

Rasulullah SAW bahkan bersabda dalam HR Muslim : “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturrahim”

Dengan demikian, orang yang memutuskan silaturrahim boleh diibaratkan menantang lebih baik masuk neraka dari pada harus menyambung tali silaturrahim (!).

Inti dari apa yang saya sampaikan ini, ialah bahwa Masjid kita selesainya kapan, sih ?! Bukankah jumlah warga Bukit sekitar 1000 rumah, memiliki 300 mobil dan 600 motor. Menurut saya bahwa belum selesainya masjid juga indikator bahwa umat Islam di Bukit belum ber-RT dan ber-RW. Seandainya 2,5% gaji/pendapatan yang kita terima per bulan dikonsentrasikan dikumpulkan untuk menyelesaikan masjid, rasa-rasanya dalam waktu yang tidak terlalu lama masjid AL Ikhlas selesai, atau kita menunggu hasil pengumpulan/penjualan koran oleh FORMASI yang tiga bulan sekali itu.

Sebagai penutup, marilah kita bersama-sama menggunakan kekuatan silaturrahim untuk bahu membahu menyelesaikan segera renovasi Masjid Al Ikhlas yang Insya Allah akan menjadi kebanggaan kita semua, .... mumpung kita masih diberi waktu. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW dalam HR Asyahab : “Barangsiapa dibukakan baginya pintu kebaikan (rezeki), hendaklah memanfaatkan kesempatan itu (untuk berbuat baik), sebab dia tidak mengetahui kapan pintu itu akan ditutup baginya”. Pintu ditutup berarti ditutupnya hidayah Allah atau berarti juga, kita MATI. bersambung ke SILATURRAHIM II

SILATURRAHIM ujungnya adalah RUKUN

SILATURRAHIM ujungnya adalah RUKUN
rukun dengan tetangga disebut Rukun Tetangga-RT,
rukun dengan warga disebut Rukun Warga-RW

sambungan yang lalu ...

Penulis pernah mendapat nasihat dari guru ngaji sewaktu kecil bahwa agar kita bisa secepat kilat melewati “shiraatal mustaqiem” ada 2 laku yang harus dilaksanakan, yaitu (1) Laku amanah dan (2) Laku silaturrahim.

Dalam silaturrahim, kita mengenal SENYUM-SALAM-SAPA dan A’a Gym menambahkan dengan SOPAN dan SANTUN.

Berkaitan dengan silaturrahim inilah, karena dianjurkan oleh agama saya (Islam), pada saat disuruh menjadi Ketua RW013 pada 23 April 2005 (krn tdk dipilih warga, begitu bunyi Surat Kaleng yang saya terima) saya mengedepankan motto : Selalu Tersenyum Dengan Tetangga. Menurut saya waktu itu, program Tersenyum ini merupakan program yang paling mudah, sehingga begitu masa kepengurusan berakhir saya dapat berbangga diri warga Bukit sudah saling melontarkan senyum ikhlas dengan tetangganya, yang berarti sudah dicapai persepsi yang sama tentang apa yang disebut hablumminannas, artinya sudah terbentuk komunal dari komunitas RT yang ada. Namun pada kenyataanya, lebih sulit dibanding membangun Sistem Keamanan Terpadu yang juga tidak berhasil.

Silaturrahim merupakan perintah Allah untuk senantiasa dipelihara, sebagaimana dalam An-Nisa 1, Allah berfirman :

Hai manusia, bertaqwalah kpd Rabbmu yg telah menciptakanmu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya, dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kpd Allah yang dengan menggunakan nama-NYA kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.

Dalam Al Hujurat 13, Allah berfirman :
Hai sekalian manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikannmu ber-bangsa2 dan ber-suku2 supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah yang paling taqwa di antara kamu.

Rasulullah SAW bersabda : “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak mengecewakannya (membiarkannya menderita) dan tidak merusaknya (kehormatan dan nama baiknya)” (HR. Muslim).

“Barangsiapa melapangkan kesusahan untuk seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melapangkan baginya kesusahan dari kesusahan-kesusahan hari Kiamat, dan barangsiapa memudahkan kesukaran seseorang, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Allah selalu menolong hamba yang suka menolong kawannya................... dst.” (HR. Muslim). bersambung ....

Rabu, 07 Oktober 2009

SAJAK PERTEMUAN MAHASISWA

matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan

kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : "kami ada maksud baik"
dan kita bertanya : "maksud baik untuk siapa ?"

ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :"maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?"

kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah - tanah di gunung telah dimiliki orang - orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat - alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya

tentu, kita bertanya :"lantas maksud baik saudara untuk siapa ?"
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu - ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?

sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak - cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang

dan esok hari
matahari akan terbit kembali
sementara hari baru menjelma
pertanyaan - pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra
di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !

RENDRA( jakarta, 1 desember 1977 )

SAJAK INI DIPERSEMBAHKAN KEPADA PARA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA DI JAKARTADAN DIBACAKAN DI DALAM SALAH SATU ADEGAN FILM "YANG MUDA YANG BERCINTA"
YANG DISUTRADARAI OLEH SUMANDJAYA
DARI KUMPULAN PUISI "POTRET PEMBANGUNAN DALAM PUISI"( PUSTAKA JAYA -
1996 )

Jumat, 29 Mei 2009

SILATURRAHIM ujungnya adalah RUKUN

SILATURRAHIM ujungnya adalah RUKUN
rukun dengan tetangga disebut Rukun Tetangga-RT,
rukun dengan warga disebut Rukun Warga-RW


Segala puji bagi Allah pemilik anugerah dan nikmat. Semoga Allah melimpahkan shalawat kpd Rasulullah SAW, kpd keluarga dan sahabat beliau yang bertaqwa, serta kpd siapa saja yang mengikuti Rasulullah dengan baik sampai hari Kiamat.
Pada saat bulan Ramadhan, rasa-rasanya langit penuh dengan ungkapan bahwa bagi orang yang ber-PUASA akan diberi ALLAH SWT :
1. Kasih sayang-NYA
2. Ampunan-NYA
3. Dijauhkan dari api neraka-NYA
Sedangkan, orang yang tidak akan mendapatkan janji ALLAH SWT tersebut bila dia :
1. Peminum (pemabok)
2. Durhaka kepada Orang Tua
3. Tidak bertegur sapa dengan sesama saudara muslimnya.
4. Provokator
Bagi kita yang waras dan mau berpikir, hal tersebut di atas tentunya tidak hanya berlaku pada bulan Ramadhan saja, tetapi dalam bulan-bulan yang lain, sehari-hari.
Kalau pemabok dan durhaka kepada orangtua, dalam diri kita sendiri Insya Allah sudah tertanam bahwa dua hal tersebut sangat tidak disukai Allah. Namun untuk dua hal terakhir, yaitu tidak bertegur sapa dengan sesamanya dan provokator, amat sering lepas dari kebeningan hati kita.Tidak bertegur sapa umumnya ditimbulkan oleh ego yang berlebihan (“sok”), merasa lebih tinggi derajadnya, lebih kaya, lebih berpendidikan, lebih kuat, lebih rajin dan perasaan yang lebih-lebih lainnya. Bahkan, seandainya masalah yang terjadi diantara merekapun sudah didapatkan akar masalah dan solusinya, tetap saja masih ada rasa angkuh untuk mengakuinya. Padahal dalam agama kita, siapa yang menyapa duluan … terlepas apa dia yang benar, apalagi dia yang salah … dialah yang akan dipuji oleh Allah………………………….bersambung (kalau sempat

Kamis, 26 Februari 2009

HATI SEORANG IBU

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya “Mengapa ibu menangis ?”
“Karena aku seorang wanita“, kata sang ibu kepadanya.
“Aku tidak mengerti“, kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, “Kau tak akan pernah mengerti ”
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, “Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan ?”
“Semua wanita menangis tanpa alasan“, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam, anak laki-laki itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini. (kata-kata ini diambil dari HATI SEORANG AYAH)
“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan “
“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya “
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh “ “Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya “
“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya “
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu “
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan.” “Kau tahu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.” “Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada.”

Kamis, 08 Januari 2009

HATI SEORANG AYAH

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: “Ayah,mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk ?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.
Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya.
Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."
Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"
Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.
Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi.
Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "
"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya."

"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya. " AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...